Dukungan & Pemeliharaan · Managed Service

Customer Support IT & Pemeliharaan Aplikasi Pasca Go-Live

Setelah aplikasi go-live, pekerjaan sesungguhnya baru dimulai. Ilmuprogram menjaga aplikasi Anda tetap stabil, aman, dan terus berkembang — lewat helpdesk berjenjang (L1–L3), monitoring, dan manajemen insiden dengan SLA terukur: uptime hingga 99,9% dan respons insiden kritis mulai 30 menit.

99,9%
Target uptime tertinggi (paket Enterprise)
30 menit
Target respons insiden kritis (P1)
24×7
Coverage dukungan (paket Premium & Enterprise)
L1–L3
Dukungan berjenjang sampai tim engineering

Aplikasi yang dijaga, bukan ditinggalkan

Customer Support IT adalah layanan dukungan teknis dan pemeliharaan aplikasi setelah sistem berjalan di produksi (pasca go-live). Layanan ini memastikan aplikasi tetap tersedia, cepat, dan aman: setiap gangguan ditangani lewat alur tiket yang jelas, ketersediaan dipantau secara berkelanjutan, bug diperbaiki, dan kinerja dilaporkan secara berkala terhadap Service Level Agreement (SLA) yang disepakati. Cocok untuk aplikasi yang kami bangun maupun aplikasi pihak ketiga (setelah assessment kelaikan).

Apa Saja yang Termasuk

Helpdesk & ticketing

Kanal pelaporan terpusat dengan pencatatan, triase, dan SLA per tiket yang dapat ditelusuri.

Monitoring & alerting

Pemantauan ketersediaan dan kesehatan aplikasi; anomali terdeteksi sebelum berdampak ke pengguna.

Manajemen insiden

Penanganan & eskalasi berjenjang berdasarkan prioritas, dengan target respons dan resolusi yang jelas.

Bug fixing & patching

Perbaikan defect fungsional dan penerapan patch keamanan/stabilitas pada lingkungan yang didukung.

Minor enhancement

Penyesuaian kecil & change request terkelola agar aplikasi mengikuti kebutuhan bisnis yang berkembang.

Laporan & review berkala

Laporan ketersediaan, MTTR, dan kepatuhan SLA tiap bulan, plus post-incident review untuk setiap insiden P1.

Paket SLA — Pilih Sesuai Tingkat Kekritisan

Tiga tingkat layanan dengan target ketersediaan (availability) dan jam dukungan (coverage) berbeda. Target sengaja dirancang realistis (achievable) agar komitmen yang diberikan benar-benar bisa dipenuhi secara konsisten.

PaketUptime / AvailabilityCoveragePaling cocok untuk
Standard Support 99,0% 8×5 (jam kerja) Pengembangan & pemeliharaan aplikasi bisnis umum
Premium Support 99,5% 24×7 Software / SaaS yang berjalan di lingkungan produksi
Enterprise / Mission-Critical 99,9% 24×7 Portal web & platform digital kritikal (hosting data)

Tersedia juga skema Professional Services / Konsultasi (coverage 8×5) untuk dukungan berbasis proyek/jadwal yang mengacu pada kontrak/SOW.

Prioritas Insiden & Target Waktu

Setiap tiket diklasifikasikan berdasarkan dampak (P1 paling kritis hingga P4 minor). Target respons (waktu mulai ditangani) dan resolusi (waktu pemulihan/penyelesaian) berikut bersifat per paket SLA:

Prioritas Standard
respons / resolusi
Premium
respons / resolusi
Enterprise
respons / resolusi
P1 · Critical
Layanan down / data loss
1 jam kerja / 1 hari kerja 30 menit / 8 jam 30 menit / 4 jam
P2 · High
Dampak besar ke pengguna
4 jam kerja / 2 hari kerja 2 jam / 1 hari kerja 1 jam / 8 jam
P3 · Medium
Dampak terbatas / ada workaround
1 hari kerja / 5 hari kerja 1 hari kerja / 3 hari kerja 4 jam / 2 hari kerja
P4 · Low
Permintaan minor
2 hari kerja / best-effort 2 hari kerja / best-effort 1 hari kerja / 5 hari kerja

Angka di atas adalah target SLA standar dan dapat disesuaikan dalam kontrak. Resolusi diukur sejak insiden terkonfirmasi dan di dalam jam coverage paket terkait.

Dukungan Berjenjang (L1 → L2 → L3)

Setiap isu ditangani di tingkat yang tepat dan dieskalasi bila diperlukan — sehingga penyelesaian cepat untuk hal umum, dan mendalam untuk masalah kompleks.

Tier 1 · L1

Service Desk / First Line

Penerimaan & pencatatan tiket, triase awal, penyelesaian isu umum/berulang, dan panduan pengguna. Eskalasi ke L2 bila di luar kewenangan.

Tier 2 · L2

Technical Support / Second Line

Analisis teknis lebih dalam, konfigurasi, dan troubleshooting aplikasi & infrastruktur yang membutuhkan keahlian teknis.

Tier 3 · L3

Engineering / Expert

Root cause analysis kompleks, perbaikan bug/kode, perubahan arsitektur, serta koordinasi dengan vendor/pihak ketiga.

Cara Kerja Layanan

1

Lapor & catat

Isu masuk lewat kanal helpdesk dan tercatat sebagai tiket.

2

Triase & prioritas

Tiket diklasifikasikan P1–P4 sesuai dampak bisnis.

3

Tangani & eskalasi

Ditangani L1; dieskalasi ke L2/L3 bila perlu, sesuai SLA.

4

Pulihkan & verifikasi

Solusi diterapkan, diuji, dan dikonfirmasi bersama PIC.

5

Lapor & RCA

Laporan bulanan; post-incident review untuk setiap P1.

Yang Dijamin & Yang Dikecualikan

Transparan sejak awal — agar ekspektasi kedua belah pihak selaras dan SLA dapat dipenuhi secara adil.

Termasuk dalam layanan

  • Pemantauan ketersediaan & pengukuran availability sebagai dasar SLA.
  • Manajemen insiden berjenjang dengan target respons & resolusi.
  • Perbaikan bug, patch keamanan/stabilitas, dan minor enhancement terkelola.
  • Laporan bulanan (uptime, MTTR, kepatuhan SLA) + post-incident review P1.
  • Service credit sebagai kompensasi bila target tidak tercapai (sole remedy).

Pengecualian (exclusions)

  • Maintenance terjadwal yang telah dinotifikasi sebelumnya.
  • Force majeure (bencana, gangguan listrik/internet di luar kendali provider).
  • Gangguan akibat kelalaian/konfigurasi/perubahan oleh client atau pihak ketiga.
  • Kegagalan dependensi pihak ketiga / penyedia cloud di luar kendali provider.
  • Penggunaan di luar spesifikasi yang disepakati atau di luar jam coverage.

Service credit bersifat sole remedy, tidak kumulatif melebihi batas maksimum (mis. hingga 25% biaya bulanan pada paket Enterprise), dan diklaim selambatnya 15 hari setelah periode pengukuran.

Kapan SLA Mulai Mengikat

SLA berlaku efektif (mengikat) setelah persyaratan aktivasi dipenuhi dan dikonfirmasi kedua belah pihak. Sebelum itu, layanan diberikan secara best-effort. Persyaratan utama:

  • Kontrak/SOW & ketentuan komersial telah efektif.
  • Akses yang diperlukan diberikan (least-privilege).
  • Tooling monitoring terpasang sebagai dasar pengukuran.
  • PIC resmi & jalur eskalasi ditunjuk (24×7 untuk paket 24×7).
  • Prosedur change management disepakati.
  • Kebijakan backup & disaster recovery telah berjalan.
  • Aplikasi berjalan pada versi & lingkungan yang didukung.
  • Masa stabilisasi/warranty pasca go-live (bila ada) telah selesai.

Cocok Untuk

Target perusahaan

Perusahaan yang telah go-live dan membutuhkan dukungan operasional berkelanjutan — baik aplikasi yang dibangun Ilmuprogram maupun aplikasi pihak ketiga yang ingin dialihkan pemeliharaannya. Mulai dari aplikasi internal, SaaS produksi, hingga portal & platform digital kritikal.

Dijalankan dengan Quality-Driven Methodology

Dukungan dan pemeliharaan kami jalankan dengan Ilmuprogram Quality-Driven Methodology — kualitas dijaga di setiap perubahan, bukan hanya saat rilis. Tahap Sustain memastikan aplikasi terus dipantau, dipelihara, dan ditingkatkan setelah go-live.

1Insight 2Align 3Design 4QG + SSB 5Build 6Release 7Sustain

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu layanan Customer Support IT pasca go-live?
Customer Support IT adalah layanan dukungan teknis dan pemeliharaan aplikasi setelah aplikasi berjalan di produksi (go-live). Mencakup helpdesk berjenjang (L1–L3), monitoring ketersediaan, manajemen insiden, perbaikan bug, patching, dan pelaporan berkala, dengan target layanan (SLA) yang terukur.
Apa saja paket SLA yang tersedia?
Tiga paket: Standard Support (uptime 99,0%, coverage 8×5), Premium Support (uptime 99,5%, coverage 24×7), dan Enterprise / Mission-Critical (uptime 99,9%, coverage 24×7). Pemilihan paket disesuaikan dengan tingkat kekritisan aplikasi.
Berapa cepat respons untuk insiden kritis (P1)?
Pada paket Premium dan Enterprise, target respons insiden kritis (P1) mulai 30 menit, dengan target resolusi 8 jam (Premium) dan 4 jam (Enterprise). Pada paket Standard, respons P1 adalah 1 jam kerja dengan resolusi 1 hari kerja.
Apakah tersedia dukungan 24×7?
Ya. Dukungan 24×7 tersedia pada paket Premium dan Enterprise, lengkap dengan monitoring real-time dan jalur eskalasi 24×7. Paket Standard menggunakan coverage 8×5 (jam kerja).
Apa yang tidak termasuk (exclusions) dalam SLA?
Tidak dihitung sebagai pelanggaran SLA atau downtime: maintenance terjadwal yang telah dinotifikasi, force majeure, gangguan akibat kelalaian/perubahan oleh client atau pihak ketiga, kegagalan dependensi cloud/pihak ketiga di luar kendali provider, penggunaan di luar spesifikasi yang disepakati, serta insiden keamanan di luar ruang lingkup yang disepakati.
Kapan SLA mulai berlaku mengikat?
SLA berlaku efektif setelah persyaratan aktivasi dipenuhi: kontrak/SOW efektif, akses diberikan (least-privilege), tooling monitoring terpasang, PIC & jalur eskalasi ditunjuk, prosedur change management disepakati, kebijakan backup & DR berjalan, dan masa stabilisasi pasca go-live (bila ada) telah selesai. Sebelum itu, layanan bersifat best-effort.
Apakah bisa mendukung aplikasi yang tidak dibangun oleh Ilmuprogram?
Bisa. Setelah assessment kelaikan (technical due diligence) atas kode, lingkungan, dan dependensi aplikasi, kami dapat mengambil alih dukungan dan pemeliharaan aplikasi pihak ketiga sepanjang berjalan pada versi dan lingkungan yang didukung.

Model Biaya

Layanan berbasis retainer bulanan — bukan lisensi tahunan tersembunyi. Besaran biaya ditentukan tiga faktor utama, dan seluruh lingkup serta biaya dituangkan jelas di kontrak/SOW sebelum SLA berlaku.

Paket SLA

Standard, Premium, atau Enterprise — makin tinggi target uptime & coverage, makin besar komitmen sumber daya.

Cakupan aplikasi

Jumlah & kompleksitas aplikasi, integrasi yang dipelihara, serta perkiraan volume tiket.

Jam coverage

8×5 (jam kerja) atau 24×7 dengan monitoring real-time & jalur eskalasi.

Hubungi kami untuk penawaran yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda — termasuk opsi assessment awal untuk aplikasi yang sudah berjalan.

Customer Support ITAplikasi Anda sudah go-live? Pastikan tetap stabil dengan SLA yang jelas.

Hubungi Kami
Email Support Email Informasi WhatsApp